Menjadi mahasiswa berarti Anda harus siap disibukkan dengan jadwal kelas yang padat, tumpukan tugas yang seakan tidak ada hentinya, ajakan untuk ikut organisasi di sana-sini, hingga bimbingan skripsi atau KKN. Jika Anda tidak bisa mengatur dan mengimbangi kehidupan kuliah Anda dengan baik, rasa kewalahan tersebut bisa berbuah menjadi stres. Jika dibiarkan terus, stres bukan hanya akan memengaruhi mood dan kesehatan Anda, tapi juga performa dalam menyelesaikan studi Anda.
1. Berpikir positif
2. Sempatkan tidur yang cukup
Kurang tidur membuat otak tidak dapat bekerja secara efisien sehingga menyulitkan Anda untuk berkonsentrasi, memusatkan perhatian, sulit mengingat atau memelajari hal baru, dan mengambil keputusan. Sejumlah hal ini dapat menyebabkan Anda tidak bisa memahami isi mata kuliah yang disampaikan selama di kelas.
Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat Anda lebih mudah sakit. Usahakan untuk tidur cukup selama tujuh hingga delapan jam setiap malam. Pasalnya, stress itu sendiri adalah efek samping yang paling umum terjadi sebagai akibat kurang tidur.
3. Makan makanan bergizi
Anak kuliahan identik dengan makan makanan yang serba cepat saji atau makanan instan, demi mengirit uang bulanan. Meski begitu, keseringan makan makanan cepat saji akan berbalik membahayakan kesehatan tubuh dan mental Anda.
Makanan cepat saji minim gizi sehingga justru menurunkan energi tubuh. Tubuh yang tidak fit lebih rentan mengalami stres. Begitu stres sudah menghantui, Anda akan cenderung dibutakan oleh emosi dan kembali makan junk food lagi karena merasa hanya makanan itu yang mudah didapat.
Maka, sebisa mungkin usahakan tetap makan makanan yang sehat meski sibuk kuliah. Makan makanan sehat tidak perlu mahal, Anda bisa mengakalinya dengan menyempatkan diri pergi ke pasar di waktu libur untuk membeli sayur dan buah. Kemudian, buatlah masakan sederhana di kosan yang tentu lebih terjaga gizinya. Masak sendiri bahkan bisa bantu menghemat pengeluaran bulanan Anda.
4. Berolahraga teratur
Salah satu cara mengatasi stres yang mudah dan murah yaitu dengan berolahraga teratur. Tidak perlu lama-lama. Berolahraga ringan selama 10 menit setiap hari nyatanya sudah dapat membantu melepas stres dan menjaga kesehatan tubuh.
Olahraga yang paling sederhana yang bisa Anda lakukan ialah berjalan kaki. Jika Anda tinggal di rumah kos yang dekat dengan kampus, maka cobalah untuk berjalan kaki. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan tangga manual ketimbang naik lift saat berpindah kelas. Di waktu libur, Anda bisa pergi untuk melakukan senam pagi di sekitar kampus atau berenang.
5. Mendengarkan lagu
Lagu favorit bisa menjadi penolong di kala stres melanda. Mendengarkan lagu menjadi solusi paling menyenangkan dan cepat saat sedang stres. Mendengarkan lagu juga bisa membantu Anda menenangkan diri. Beberapa orang bahkan lebih bisa berkonsentrasi belajar sambil mendengarkan lagu.
6. Manjakan diri sesekali
Saat merasa suntuk dan lelah dengan segudang aktivitas yang sangat padat, cobalah untuk memanjakan diri di akhir pekan. Pergi ke salon, karaoke bersama teman, menonton bioskop, atau pergi ke tempat-tempat yang Anda sukai bisa menjadi salah satu cara mengatasi stres yang efektif. Sesekali memanjakan diri tidak ada salahnya, lho!
Menjalani masa perkuliahan bukan berarti menyibukkan diri hanya dengan kegiatan akademik. Anda tetap membutuhkan hiburan untuk merilekskan pikiran. Pikiran yang rileks tanpa beban bisa membantu meningkatkan produktivitas Anda keesokan harinya.
7. Jangan memaksakan diri ikut segudang kegiatan
Ikut organisasi di sana-sini sekaligus mengikuti UKM tidak ada salahnya untuk mengisi waktu luang. Anda memang perlu memanfaatkan masa-masa kuliah untuk menjadi mahasiswa aktif/. Namun, Anda juga perlu tahu batasan. Jangan kalap mengambil semua kegiatan yang pada akhirnya membuat Anda sendiri jadi tidak sanggup menjalaninya.
Ingat, kegiatan memang penting tetapi menjaga kesehatan lebih penting. Untuk apa Anda mengambil segudang kegiatan tetapi ujungnya hanya membuat anda stress karena kewalahan dan jatuh sakit?
Lebih baik bijak memilih kegiatan yang sekiranya mampu Anda jalani saja. Tidak usah terlalu banyak sehingga Anda bisa fokus untuk dapat berkontribusi secara maksimal.
8. Menata kamar dan jadwal
Percaya atau tidak, kamar dan jadwal yang berantakan bisa memicu stres. Untuk mengurangi stres karena jadwal dan ruangan berantakan, luangkan waktu untuk berbenah. Atur ulang kamar serta jadwal tugas dan belajar Anda. Cara ini bisa membantu mengelola dan mengendalikan stres pada pelajar.
9. Latihan Pernapasan
Saat dikejar deadline atau tenggat waktu tugas akhir, tingkat stres bisa saja meningkat. Salah satu cara mengatasi kondisi ini adalah dengan melakukan latihan pernapasan yang bisa memberi sensasi menenangkan.
10. Bicara pada Ahli
Jika semua cara di atas sudah dilakukan tetapi belum ada hasil, coba bicarakan pada orang sekitar atau anggota keluarga. Jika dibutuhkan, kamu juga bisa bicara pada ahli, seperti psikolog untuk meredakan stres.
Comments
Post a Comment